|
Partai Politik dan Kemiskinan di Indonesia |
|
|
|
|
Written by HMI News
|
|
Monday, 30 August 2010 20:36 |
|
There are no translations available.
HMINEWS.COM- Ada sesuatu yang sangat jelas dalam pemetaan politik nasional Indoensia, yaitu bahwa tidak ada pemimpin politik yang populer dan memiliki wibawa di mata masyarakat luas, terutama rakyat miskin yang merupakan 80% dari masyarakat Indonesia. Ini sangat kelihatan dari hasil pemilihan umum terakhir. Bayangkan partai yang paling “populer”, yaitu Partai Demokrat hanya meraih 13% dari jumlah warganegara yang berhak memilih. Semua partai lain meraih prosentase suara jauh dibawah ini: 2 – 8% saja, termasuk Partai Demokrasi Indinesia Perjuangan (PDIP) dan Golkar. Bayangkan! Partai yang “paling populer” hanya merauih 13%. Dan bukan hanya itu. Jauh lebih banyak daripada pemilih justeru memilih untuk tidak memilih partai mana pun. Mereka mendafatrkan diri kemudian tidak ke TPS atau coret-coretan kertas suaranya atau begitu malas dengan partai-partai yang ada, malas pula mendaftarkan diri. Mengapa ini bisa terjadi? Mengapa juga begitu banyak partai yang selalu masuk ke arena pemilu dan mengapa diantara partai yang banyak itu, tak ada partai yang berakar dan berkesadaran rakyat miskin bisa ikut pemilihan umum? |
|
Last Updated on Monday, 30 August 2010 21:09 |
|
Read more...
|
|
Buruh Turun ke Jalan, Batalkan Kenaikan TDL dan Serukan Ambil Alih Industri Nasional |
|
|
|
|
Written by Dian Septi Trisnanti
|
|
Wednesday, 14 July 2010 20:22 |
|
There are no translations available.

Senin (12 Juli 2010), di tengah teriknya matari, puluhan buruh yang tergabung dalam PPBI (Persatuan Pergerakan Buruh Indonesia) menggelar demonstrasi di depan Istana, menuntut pembatalan kenaikan TDL dan mengambil alih industri nasional di bawah kontrol rakyat. Sebelum menggelar aksi di istana, puluhan buruh PPBI melakukan aksi protes di Depnaker menuntut penyelesaian berbagai kasus di daerah seperti buruh PT. WRP di Sumatra Utara, buruh tambang BJE (Bara Jaya Energi) Kalimantan Timur, buruh PT. Nissin di Bekasi, buruh supir Bandara di Kaltim, buruh PT. Indofood Bekasi, buruh PT. Mikro Bandung. Dalam orasi-orasinya, beberapa aktivis buruh PPBI dari berbagai daerah menuntut kepada Depnaker supaya bertanggung jawab terhadap kasus pelanggaran terhadap buruh seperti PHK sepihak, intimidasi, union busting dan berbagai kasus lainnya. Selama ini, pihak Disnaker di daerah maupun Depnaker di tingkat nasional selalu abai terhadap nasib buruh tertindas. Kasus terus bertambah, akan tetapi tak ada satu pun yang terselesaikan. Buruh, tetap menjadi pihak yang dirugikan. Setelah puas berorasi di depan Depnaker, puluhan massa aksi pun bergerak menuju istana, sementara beberapa delegasi dari masing-masing buruh yang berkasus melanjutkan negosiasi dengan pihak Denaker.
|
|
Last Updated on Wednesday, 14 July 2010 20:40 |
|
Read more...
|
|
|
Pernyataan Solidaritas Melawan Intervensi AS terhadap Venezuela |
|
|
|
|
Written by Zely Ariane
|
|
Friday, 06 August 2010 20:28 |
|
There are no translations available.

TOLAK CAMPUR TANGAN AS TERHADAP VENEZUELA; TOLAK PANGKALAN MILITER AS DI KOLOMBIA; DUKUNG PERLAWANAN IMPERIALISME AS DI AMERIKA LATIN Satu windu Revolusi Bolivarian Venezuela berlangsung, tak pernah sepi dari intervensi, gangguan, dan provokasi pemerintah Amerika Serikat. Dari upaya kudeta oposisi pro dan dibiayai AS tahun 2002, hingga provokasi militer lewat pemerintah Kolombia baru-baru ini. Pemerintah Kolombia menuduh Venezuela melindungi dan memiliki “markas-markas teroris FARC” di negerinya, dan menyerukan agar Organisasi Negara-negara Amerika Selatan menginvestigasinya. Demikian pula pernyataan Hillary Clinton yang meminta Inter-American Democratic Charter melawan Venezuela. Penyebutan teroris terhadap kelompok-kelompok yang melawan dominasi imperialisme AS di dunia adalah bagian dari scenario “perang teror” yang dilancarkan AS pasca tragedi WTC 2001. Irak dan Afganistan adalah korban teror AS paling jahat. Tidak pernah ada pertanggungjawaban AS ketika terbukti bahwa tak pernah ada apa yang mereka sebut senjata pemusnah masal dan (bahkan) teroris itu sendiri, |
|
Last Updated on Friday, 06 August 2010 20:31 |
|
Read more...
|
|
Written by Ganjar Krisdiyan
|
|
Sunday, 04 July 2010 00:41 |
|
There are no translations available.

Tolak Kenaikkan TDL! Tolak Kenaikkan Harga! Tolak PHK dan Pengurangan Kesejahteraan Buruh! Gulingkan Rizim Sby-Boediono, Biang Kerok Kemiskinan Rakyat!
Pada pertengahan bulan Juni lalu pemerintahan SBY-Budiono bersama DPR-RI telah menyetujui rencana kenaikkan tarif dasar listrik (TDL) rata-rata sebesar 10%, yang akan mulai efektif ditagihkan pada tanggal 1 Juli 2010. Pemerintah berdalih jika kenaikkan TDL tidak dilaksanakan maka beban anggaran negara untuk subsidi akan meningkat pula, dengan rencana kenaikkan 10% saja dana yang dibutuhkan untuk mensubsidi listrik sudah mencapai Rp 55,1 triliun atau meningkat sekitar Rp 17,3 triliun dari nilai subsidi tahun sebelumnya sebesar Rp37,8, dengan kenaikkan TDL 10% ini artinya pemerintah telah memangkas subsidi listrik sebesar Rp 1 triliun dari rencana sebelumnya sebesar Rp56,1triliun. |
|
Last Updated on Sunday, 04 July 2010 00:49 |
|
Read more...
|
|