Home Arah
Bookmark and Share
Arah
Arah gerak KPRM-PRD, orientasi politik dan kecenderungan organisasi.
title Filter     Tampilkan # 
# Judul Artikel Penulis Kunjungan
1 Tolak Kenaikkan TDL! Ganjar Krisdiyan 71
2 Mengapa Kiri Tidak Bersatu Saja? Zely Ariane 165
3 Materialisme, Dialektika, Sejarah, dan Perspektif Teoritik (Materialisme-Dialektik-Historis) [I] Doug Lorimer 203
4 Materialisme (Dialektika) Historis Sebagai Ilmu Doug Lorimer 145
5 Belajar Dialektika George Novack 252
6 Metode Berpikir Dialektis dalam Materialisme (dialektika) Historis Doug Lorimer 181
7 SEJARAH DUNIA MODERN Anonim 268
8 Mayday: Bukan Sekadar Perayaan Biasa Ganjar Krisdiyan 309
9 Pernyataan Sikap Jaringan Nasional Perempuan Mahardhika: 100 Tahun Perjuangan Pembebasan Perempuan KN JNPM 352
10 Rezim Kapitalis SBY – Boediono, GAGAL Mensejahterakan dan Mendemokratiskan Rakyat KPRM PRD 353
11 ADA ALTERNATIF LAIN (DILUAR SISTEM KAPITALISME DAN PERDAGANGAN BEBAS ALA KAPITALIS) Budi Wardoyo* 639
12 National Summit 2009: Cara Si Pelayan Modal Melapangkan Jalan bagi Sang Tuan Penjajah Ata Bin Udi* 256
13 Indonesia, Bangsa Penjual Sumber Daya dan Bangsa Konsumtif Paulus Suryanta Ginting* 450
14 Kritik Terhadap Kaum Post Marxist James Petras* 603
15 Bebunyian Kesakitan rakyat (Manusia); Bebunyian Demi Pembebasan Rakyat (Manusia) Danial Indrakusuma 260
16 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA [XIII - XVI] Doug Lorimer 333
17 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (XII) Doug Lorimer 304
18 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (XI) Doug Lorimer 345
19 HAM 10 Desember Ganjar Krisdiyan 307
20 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (X) Doug Lorimer 288
21 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (IX) Doug Lorimer 264
22 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (VIII) Doug Lorimer 232
23 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (VII) Doug Lorimer 252
24 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (VI) Doug Lorimer 251
25 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (V) Doug Lorimer 292
26 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (IV) Doug Lorimer 272
27 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (III) Doug Lorimer 283
28 Menyebarkan Kesadaran Sosialisme di tengah Lautan Reformisme (I) Danial Indrakusuma 396
29 STALINISME, MAOISME DAN REVOLUSI CINA (II) Doug Lorimer 263
30 STALINISME, MAOISME DAN REVOLUSI CINA [I] Doug Lorimer 528

Catatan KPRM-PRD

Asal-usul Krisis Ekonomi, Politik, dan Budaya Indonesia.

A. Kolonialisme 350 tahun: Warisan kolonialisme pada Indonesia Merdeka.
B. Kekalahan kubu “sosialisme ala Indonesia” (kubu mobilisasi massa buruh-tani) pada tahun 1965 (yang mencari jalan kerakyatan untuk membangun Indonesia yang tidak tergantung pada imperialis) sehingga memungkinkan (i) pendirian rejim Orde Baru; dan (ii) ekonomi kapitalis yang tak berindustri; serta terutama (iii) penghancuran capaian-capaian revolusi nasional demokratik Indonesia selama 1900-1965 di atas kekalahan kubu sosialis pada tahun 1965 (rakyat harus belajar sejarah Orde Baru). Dengan kata lain, merupakan kemenangan (a) kediktatoran politik elit terhadap demokrasi mobilisasi massa dan (b) neo-kolonialisme.
C. Neo-liberalisme : Ketidakmampuan rejim politik elit ataupun ekonomi neo-kolonial membela rakyat dan negeri dari serangan globalisasi neo-liberalisme—yang merupakan bentuk ganas yang paling baru neo-kolonialisme—dan krisis kapitalisme internasional—yang kepentingannya memperbesar keuntungan dari investasi-investasinya, sehingga membutuhkan peningkatan pemerasan.

Siapa yang berjuang mati-matian, siapa yang berjuang setengah hati, dan siapa musuh-musuhnya?

Secara historis harus diketahui:
A. Kekuatan sosial (kekuatan kelas) yang bergerak dari masa ke masa. Peranan pemuda, intelektual muda, pedagang miskin, buruh dan tani dalam perlawanan terhadap kolonialisme sampai tahun 1949; terhadap pembangunan gerakan “sosialisme ala Indonesia” periode 1949-65; dan dalam perlawanan terhadap Orde Baru dalam tahap-tahapnya.
B. Sejarah siapa yang mengorganisir dan memperjuangkan ide (a) aksi massa dan (b) sosialisme ala Indonesia dalam semua periode tersebut, yang juga harus menggambarkan figur dan ide-idenya, serta juga organisasi politik yang berkembang.
C. Situasi sekarang.
Secara historis harus dijelaskan:
A. Kekuatan sosial (kelas) mana yang berkepentingan dan yang mampu melawan (proletar dan mahasiswa, dengan menjelaskan kedudukan khusus dari massa mayoritas,yakni massa semi-proletar dan burjuis kecil yang melarat dan tertindas—kaum miskin kota/Marhaen desa dan kota).
B. Siapa musuh rakyat dalam negeri dan mengapa: sisa-sisa Orde Baru, militer, reformis gadungan, nasionalis gadungan, yang semuanya berdiri di atas kepentingan kelas kapitalis dalam negeri dengan semua konflik-konfliknya. Siapa musah luar negeri: imperialis, pemerintah-pemrintah imperialis, lembaga finansial internasional, perusahaan MNC dan bank-bank internasional.
C. Siapa sekutu strategis dalam dan luar negeri, baik secara kelas maupun organisasi. Dalam menjelaskan aspek organisasi dalam negeri harus disertai dengan penjelasan yang teliti, peka, rendah hati tapi ilmiah terhadap situasi fragementasi kepeloporan. Sekutu strategis adalah calon mitra persatuan.
D. Siapa sekutu taktis: ini berubah dari waktu ke waktu, bisa kekuatan sosial (kelas atau suatu bagian dari sebuah kelas), bisa individu, bisa organisasi.